kehangatan mentari ku rasa kan
tak sehanggat api perbalahan
ku ketuk pintu hati
senyap dan sunyi
tiada jawapan yang ku perolehi
dinginnya malam itu bagai salju
tidak sedingin perasaan mu
kau sengaja membina dinding pemisah
di antara kita tak lagi bersemuka
kekasihku
ku rasakan perlu
menitip surat buat tatapan mu
sekali ini aku rela
merendah diri beralah
agar perhubungan terjalin semula
kekasihku
tak mungkin ku tahu
apa tersirat di hati kecil mu
andainya aku yang bersalah
maafkan saja
kemaafan..... dendam yang terindah
kehangatan mentari
dingin salji
bertukar ganti hari ke hari
aku masih di sini
sabar menanti
terbuka kembali hatimu yang terkunci
kemaafan..... dendam yang terindah.....
No comments:
Post a Comment